Minggu, 28 Juni 2009
Sriwijaya FC VS Persipura
Rabu, 17 Juni 2009
70 produk kosmetik berbahaya
A. 18 merek kosmetik rias wajah dan rias mata mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:
Cassandra Superior Quality Lipstick No. 1-10
Cassandra Superior Lip Gloss No. 1-12
GLD Garland Lipstick No. 9
Marie Anne Beauty Shadow No. 4, 5, 6, 8
Marie Anne Blush On No. 3
Sutsyu Eye Shadow Blusher 01
Sutsyu 18 Colors Eye Shadow 01
Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 1, 3, 4, 6
Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 5
Asnew Blush On
Cameo Makes You Beauty Detox 4 in 1 Complete Make Up
Marimar Eye Shadow Powder Cake
Natural Belle Colors Fix Lipstick No. 313
Olay 4 in 1 Complete Make Up
Pond's Detox Complete Beauty Care Make Up Kit
Pond's Detox Eye Shadow Blusher Lip Gloss, Creme Powder No. 1-2
Pond's Detox Complete Beauty Care Eye Shadow Two Way Cake
Pond's Detox Complete Beauty Care
B. Tujuh merek kosmetik pewarna rambut mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:
Casandra Hair Dye Pink C-14
Casandra Hair Dye Maroon C-17
Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Wine Red C-9
Salsa Hair Colorant Pink Colors (S- 018 )
Salsa Hair Colorant Cherry Red (S- 019 )
Casandra Hair Dye Maroon C-17
Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Grape Red C-11
C. 44 merek kosmetik perawatan kulit
Caronne Beauty Day Cream
Caronne Whitening Cream (Day Care)
Caronne Whitening Cream (Night Care)
CR Lien Hua Bunga Teratai Day Cream
CR Lien Hua Bunga Teratai Night Cream
CR Racikan Ling Zhi Day.Cream
CR Racikan Ling Zhi Night Cream With Vit.E
CR Day Cream With Vit.E
CR UV Whitening Night Cream
CR UV Whitening Day Cream
DR's Secret 3 Skinlight
DR's Secret 4 Skinrecon
Dr. Fredi Setyawan Extra Whitening Cream
Dr. Fredi Setyawan Whitening Cream II
Fruity Vitamin C
Plentiful Night Cream
QL Papaya Peeling Gel
QL Day.Cream
QM Natural Vitamin C E
Scholar Night Cream
Top Gel MCA Extra Pearl Cream Plus
Top Gel MCA Extra Cream
Top Gel TG-3 Extra Cream
Topsyne Aloe Beauty Cream TS- 858
Topsyne Beauty Cream TS-3
Topsyne Beauty Cream TS- 802
Topsyne Beneficial Skin Cream TS- 868
Topsyne Vit C Placenta
Topsyne Day Cream Night Cream
Topsyne Vit E C TS- 819
Topsyne Extra Beauty TS- 821
Elastiderm Decolletage Chest and Neck
Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener Blending Cream
Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener with sunscreen
Obagi Nu-Derm Toleran Anti Pruritic Lotion
Obagi C RX System Clarifying Serum
Obagi C RX C Therapy
Olay Total White
Olay Krim Pemutih
Pond's Age Miracle Day and Night Cream
Qianyan
Quint's Yen
Skin Enhacer
Temulawak Nutrition Cream
D. Satu merek kosmetik mandi
Jinzu Strawberry White Beauty Soap.
Selasa, 16 Juni 2009
Hak Dan Kewajiban Suami Istri Dalam Islam
Sebagai bahan referensi dan renungan bahkan tindakan, berikut, garis besar hak dan kewajiban suami isteri dalam Islam yang di nukil dari buku “Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap” karangan H.A. Abdurrahman Ahmad.
Hak Bersama Suami Istri
- Suami istri, hendaknya saling menumbuhkan suasana mawaddah dan rahmah. (Ar-Rum: 21)
- Hendaknya saling mempercayai dan memahami sifat masing-masing pasangannya. (An-Nisa’: 19 - Al-Hujuraat: 10)
- Hendaknya menghiasi dengan pergaulan yang harmonis. (An-Nisa’: 19)
- Hendaknya saling menasehati dalam kebaikan. (Muttafaqun Alaih)
Adab Suami Kepada Istri .
- Suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah suatu ujian dalam menjalankan agama. (At-aubah: 24)
- Seorang istri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati Allah clan Rasul-Nya. (At-Taghabun: 14)
- Hendaknya senantiasa berdo’a kepada Allah meminta istri yang sholehah. (AI-Furqan: 74)
- Diantara kewajiban suami terhadap istri, ialah: Membayar mahar, Memberi nafkah (makan, pakaian, tempat tinggal), Menggaulinya dengan baik, Berlaku adil jika beristri lebih dari satu. (AI-Ghazali)
- Jika istri berbuat ‘Nusyuz’, maka dianjurkan melakukan tindakan berikut ini secara berurutan: (a) Memberi nasehat, (b) Pisah kamar, (c) Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan. (An-Nisa’: 34) … ‘Nusyuz’ adalah: Kedurhakaan istri kepada suami dalam hal ketaatan kepada Allah.
- Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah, yang paling baik akhlaknya dan paling ramah terhadap istrinya/keluarganya. (Tirmudzi)
- Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk istri dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)
- Suami dilarang berlaku kasar terhadap istrinya. (Tirmidzi)
- Hendaklah jangan selalu mentaati istri dalam kehidupan rumah tangga. Sebaiknya terkadang menyelisihi mereka. Dalam menyelisihi mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khattab ra., Hasan Bashri)
- Suami hendaknya bersabar dalam menghadapi sikap buruk istrinya. (Abu Ya’la)
- Suami wajib menggauli istrinya dengan cara yang baik. Dengan penuh kasih sayang, tanpa kasar dan zhalim. (An-Nisa’: 19)
- Suami wajib memberi makan istrinya apa yang ia makan, memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
- Suami wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6, Muttafaqun Alaih)
- Suami wajib mengajarkan istrinya ilmu-ilmu yang berkaitan dengan wanita (hukum-hukum haidh, istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
- Suami wajib berlaku adil dan bijaksana terhadap istri. (An-Nisa’: 3)
- Suami tidak boleh membuka aib istri kepada siapapun. (Nasa’i)
- Apabila istri tidak mentaati suami (durhaka kepada suami), maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (AIGhazali)
- Jika suami hendak meninggal dunia, maka dianjurkan berwasiat terlebih dahulu kepada istrinya. (AI-Baqarah: ?40)
Adab Isteri Kepada Suami
- Hendaknya istri menyadari clan menerima dengan ikhlas bahwa kaum laki-Iaki adalah pemimpin kaum wanita. (An-Nisa’: 34)
- Hendaknya istri menyadari bahwa hak (kedudukan) suami setingkat lebih tinggi daripada istri. (Al-Baqarah: 228)
- Istri wajib mentaati suaminya selama bukan kemaksiatan. (An-Nisa’: 39)
- Diantara kewajiban istri terhadap suaminya, ialah:
a. Menyerahkan dirinya,
b. Mentaati suami,
c. Tidak keluar rumah, kecuali dengan ijinnya,
d. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami
e. Menggauli suami dengan baik. (Al-Ghazali)
- Istri hendaknya selalu memenuhi hajat biologis suaminya, walaupun sedang dalam kesibukan. (Nasa’ i, Muttafaqun Alaih)
- Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur untuk menggaulinya, lalu sang istri menolaknya, maka penduduk langit akan melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim)
- Istri hendaknya mendahulukan hak suami atas orang tuanya. Allah swt. mengampuni dosa-dosa seorang Istri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi)
- Yang sangat penting bagi istri adalah ridha suami. Istri yang meninggal dunia dalam keridhaan suaminya akan masuk surga. (Ibnu Majah, TIrmidzi)
- Kepentingan istri mentaati suaminya, telah disabdakan oleh Nabi saw.: “Seandainya dibolehkan sujud sesama manusia, maka aku akan perintahkan istri bersujud kepada suaminya. .. (Timidzi)
- Istri wajib menjaga harta suaminya dengan sebaik-baiknya. (Thabrani)
- Istri hendaknya senantiasa membuat dirinya selalu menarik di hadapan suami(Thabrani)
- Istri wajib menjaga kehormatan suaminya baik di hadapannya atau di belakangnya (saat suami tidak di rumah). (An-Nisa’: 34)
- Ada empat cobaan berat dalam pernikahan, yaitu: (1) Banyak anak (2) Sedikit harta (3) Tetangga yang buruk (4) lstri yang berkhianat. (Hasan Al-Bashri)
- Wanita Mukmin hanya dibolehkan berkabung atas kematian suaminya selama empat bulan sepuluh hari. (Muttafaqun Alaih)
- Wanita dan laki-laki mukmin, wajib menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluannya. (An-Nur: 30-31)
Isteri Sholehah
- Apabila’ seorang istri, menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramddhan, memelihara kemaluannya, dan mentaati suaminya, niscaya Allah swt. akan memasukkannya ke dalam surga. (Ibnu Hibban)
- Istri sholehah itu lebih sering berada di dalam rumahnya, dan sangat jarang ke luar rumah. (Al-Ahzab : 33)
- Istri sebaiknya melaksanakan shalat lima waktu di dalam rumahnya. Sehingga terjaga dari fitnah. Shalatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama daripada shalat di masjid, dan shalatnya wanita di kamarnya lebih utama daripada shalat di dalam rumahnya. (lbnu Hibban)
- Hendaknya menjadikan istri-istri Rasulullah saw. sebagai tauladan utama.
M. Luthfi Thomafi dalam milis mencintai-islam.
40 keistimewaan wanita menurut Islam, menunjukkan betapa Islam begitu menghormati dan menghargai para wanita yang sholehah.
Kewajipan Wanita; Menjaga Diri, Harta, Dan Anak-anak
Kewajipan Wanita; Menjaga Diri, Harta, Dan Anak-anak
a) Menjaga diri, harta dan anak-anak:
Seorang isteri bertanggungjawab menjaga penghormatan dirinya daripada diganggu oleh gejala-gejala yang akan merosakkan hubungan suami isteri. Penjagaan diri dari aspek fizikal dan mental, supaya fizikalnya sihat dan mentalnya bersih dari pemikiran yang tidak baik.
Seorang isteri juga bertanggungjawab menjaga harta suami yang diamanahkan kepadanya. Menjaga harta dari kecurian, kerosakan dan kemusnahan. Mengurus kewangan rumahtangga supaya tidak dibelanja pada perkara-perkara yang membazir dan tidak mendatangkan faedah.
Selain daripada harta benda yang perlu diurus, anak-anak juga menjadi tanggungjawab utama kepada seorang isteri. Tanggungjawab isteri sebagai ibu menjaga maslahat anak-anak dan menjauhkan mereka dari sebarang keburukan. Penjagaan yang dijalankan oleh isteri akan dipersoalkan oleh Allah s.w.t. seperti yang diterangkan oleh Rasulullah s.a.w. dalam sabdanya yang bermaksud:
"Setiap orang kamu adalah gembala, dan setiap gembala itu bertanggungjawab ke atas orang di bawah jagaannya."
b) Kewajipan Wanita, 8 Perkara:
1. Sembahyang awah waktu
2. Senantiasa membaca Al-Quran
3. Zikir pagi dan petang
4. Talim di rumah
5. Menjaga aurat
6. Khidmat dan hormat kepada suami
7. Mendidik anak cara Islam
8. Memberi galakan kepada suami / muhram keluar bermujahadah di jalan Allah swt.
Sifat-sifat istri yang sholehah
Sifat-Sifat Isteri Yang Solehah:
"Yang taat jika suami memerintahnya, yang menyenangkan jika suami memandangnya, yang menjaga kehormatan diri suami dan hartanya." (Riwayat an-Nasa
Di antara sifat-sifat isteri yang solehah ialah:
1. Tidak melihat dan mencari aib wanita lain, tidak menceritakan keadaan tubuh wanita lain kepada suaminya, khuatir jika suaminya tertarik dan ini akan menimbulkan kerosakan. Al-Bukhari berkata: "Rasulullali s.a.w. melarang seorang Wanita berada dalam satu selimut dengan wanita lain, agar dia tidak menceritakan kepada suaminya."
2. Memakai hijab di hadapan lelaki yang bukan muhramnya, termasuk lelaki buta. Rasulullah s.a.w, memerintahkan para wanita berhijab di hadapan orang yang buta dengan bersabda: "Pakailah hijab di hadapannya." Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, bukankah dia buta?" Baginda bersabda: "Apakah kedua mata kamu buta. Bukankah kamu melihatnya?" (Riwayat Abu Daud, at-Tirmizi dan Ahmad. Menurut at-Tirmizi, hadis ini Hasan)
3. Berhias, bersolek dan memakai minyak wangi di dalam rumah untuk suaminya. Ini dilakukan agar suaminya gembira dan mencegahnya melakukan perkara yang haram. Isteri yang solehah tidak boleh keluar rumah dalam keadaan bersolek dan membuat sesuatu yang menarik perhatian lelaki lain. Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: "Allah melaknat lelaki yang seperti wanita (waria) dan wanita seperti lelaki. Usirlah mereka dari rumah kamu." (Riwayat al-Bukhari, at-Tirmizi, Ibnu Majah dan Abu Daud).
4. Isteri yang solehah tidak menolak ajakan suaminya di tempat tidur. Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: "Jika wanita menjauhi keinginan suaminya di malam hari, maka para malaikat melaknatnya sehingga dia kembali." (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
5. Dalam keadaan ini, dia bersekutu dengan syaitan. Sedangkan wanita solehah ialah yang bersama dengan suaminya untuk menghadapi syaitan. Sabda Nabi s.a.w. yang bermaksud: "Jika seorang lelaki mengajak isterinya berjimak, maka hendaklah dia memenuinya, sekalipun dia sedang berada berhampiran tungku api." (Riwayat at-Tirmizi dan Ahmad)
6. Wanita solehah ialah yang tidak mengutuk dan mengingkari nikmat yang diterima daripada suaminya, berdasarkan sabda baginda: "Bersedekahlah kamu, kerana kebanyakan di antara kamu akan menjadi kayu bakar Jahanam."
7. Wanita solehah ialah yang tidak membocorkan rahsia suaminya. Isteri ialah wadah suami dan orang yang paling rapat dengannya. Membocorkan rahsia seseorang merupakan sifat tercela, lebih-lebih lagi seorang isteri yang membocorkan rahsia suaminya. Perbuatan ini merupakan dosa besar dan merbahaya. Kerana itu tatkala ada seorang isteri Nabi s.a.w. yang membocorkan rahsianya, baginda bersabda: "Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah lelaki yang mencampuri isterinya dan wanita yang mencampuri suaminya, kemudian salah seorang di antara keduanya membocorkan rahsia yang lainnya." (Riwayat Muslim).
8. Wanita solehah ialah yang tidak berkhalwat dengan lelaki yang bukan mahramnya, sebagaimana ia juga dilarang kepada suami yang soleh. Sabda Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: "Ingatlah, janganlah seorang lelaki berkhalwat dengan seorang wanita, kerana yang ketiga ialah syaitan." (Riwayat at-Tirmizi, Ahmad, al-Hakim dan Ibnu Hibban)
9. Wanita solehah ialah yang mengetahui bahawa suaminya merupakan seorang pemimpin, berhak menyuruh dan melarang dalam rumahnya. Sabda baginda yang bermaksud: "Tidak dibenarkan manusia bersujud kepada manusia lain. Andaikan manusia dibenarkan sujud kepada yang lain, maka akan aku perintahkan wanita bersujud kepada suaminya kerana besarnya hak suami ke atas dirinya." (Riwayat Ahmad, al-Bazzar dan al-Haithami)
Golongan wanita yang di siksa di dalam Neraka
Golongan Wanita Yang Di Seksa Dalam Neraka
Abdullah Bin Masud r.a. meriwayatkan bahawa Nabi s.a.w. bersabda: "Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah s.w.t. mencatat baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari sang suria akan memintakan ampunan baginya, dan Allah s.w.t. mengangkat seribu darjat untuknya." (H.R. ABU MANSUR DIDALAM KITAB MASNADIL FIRDAUS)
Ali r.a. meriwayatkan sebagai berikut: Saya bersama-sama Fathimah berkunjung kerumah Rasulullah, maka kami temui beliau sedang menangis. Kami bertanya kepada beliau: "Apakah yang menyebabkan engkau menangis wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Pada malam aku diIsrakan ke langit, saya melihat orang-orang yang sedang mengalami penyeksaan, maka apabila aku teringat keadaan mereka, aku menangis."
Saya bertanya lagi, "Wahai Rasulullah apakah engkau lihat?" Beliau bersabda:
1. Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih.
2. Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangan dicopot dari punggungnya, aspal mendidih dari neraka dituang ke kerongkongnya.
3. Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya, sedang air getah kayu Zakum dituangkan ke kerongkongnya.
4. Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tangannya kearah ubun-ubun kepalanya, serta dibelit dan dibawah kekuasaan ular dan kala jengking.
5. Wanita yang memakan badannya sendiri, serta dibawahnya tampak api yang berkobar-kobar dengan hebatnya.
6. Wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka.
7. Wanita yang bermuka hitam serta dia makan usus-ususnya sendiri.
8. Wanita yang tuli, buta dan bisu didalam peti neraka, sedang darahnya mengalir dari lubang-lubang badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.
9. Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan berbadan himmar (keldai) yang mendapat berjuta macam seksaan.
10. Wanita yang berbentuk anjing, sedangkan beberapa ular dan kala jengking masuk melalui duburnya atau mulutnya dan keluar melalui duburnya, sedangkan malaikat sama-sama memukuli kepalanya dengan palu dari neraka.
Maka berdirilah Fatimah seraya berkata, "Wahai ayahku, biji mata kesayanganku, ceritakanlah kepadaku, apakah amal perbuatan wanita-wanita itu." Rasulullah s.a.w. bersabda: "Hai Fatimah, adapun tentang;
1. Wanita yang digantung dengan rambutnya kerana tidak menjaga rambutnya (dijilbab) dikalangan laki-laki.
2. Wanita yang digantung dengan lidahnya, kerana dia menyakiti hati suaminya, dengan kata-katanya."
Kemudian Nabi s.w.a. bersabda: "Tidak seorang wanita pun yang menyakiti hati suaminya melalui kata-kata, kecuali Allah s.w.t. akan membuat mulutnya kelak dihari kiamat selebar tujuh puluh dzira kemudian akan mengikatkannya dibelakang lehernya."
3. Adapun wanita yang digantung dengan buah dadanya, kerana dia menyusui anak orang lain tanpa seizin suaminya.
4. Adapun wanita yang diikat dengan kaki dan tanganya itu, kerana dia keluar rumah tanpa seizin suaminya, tidak mandi wajib dari haid dan dari nifas (keluar darah setelah melahirkan).
5. Adapun wanita yang memakan badannya sendiri, kerana dia bersolek untuk dilihat laki-laki lain serta suka membicarakan aib orang lain.
6. Adapun wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka, dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan orang banyak, dengan maksud supaya mereka (orang banyak) itu melihat perhiasannya, dan setiap orang yang melihatnya jatuh cinta padanya, kerana melihat perhiasannya.
7. Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya sampai keubun-ubunnya dan dibelit oleh ular dan kala jengking, kerana dia mampu untuk mengerjakan solat dan puasa, sedangkan dia tidak mahu berwudhu dan tidak solat dan tidak mahu mandi wajib.
8. Adapun wanita yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya seperti keldai (himmar), kerana dia suka mengadu-domba serta berdusta.
9. Adapun wanita yang berbentuk seperti anjing, kerana dia ahli fitnah serta suka marah-marah pada suaminya.
Dalam sebuah hadis Nabi s.a.w. bersabda: empat jenis wanita yang berada di syurga dan empat jenis wanita yang berada di neraka dan beliau menyebutnya di antara empat jenis perempuan yang berada di syurga ialah:
1. Perempuan yang menjaga diri dari berbuat haram lagi berbakti kepada Allah dan suaminya.
2. Perempuan yang banyak keturunannya lagi penyabar serta menerima dengan senang hati dengan keadaan yang serba kekurangan (dalam kehidupan) bersama suaminya.
3. Perempuan yang bersifat pemalu, dan jika suaminya pergi maka ia menjaga dirinya dan harta suaminya, dan jika suaminya datang ia mengekang mulutnya dari perkataan yang tidak layak kepadanya.
4. Perempuan yang ditinggal mati oleh suaminya dan ia mempunyai anak-anak yang masih kecil, lalu ia mengekang dirinya hanya untuk mengurusi anak-anaknya dan mendidik mereka serta memperlakukannya dengan baik kepada mereka dan tidak bersedia kahwin kerana khuatir anak-anaknya akan tersia-sia (terlantar / terbiar).
Kemudian Nabi s.a.w. bersabda: Dan adapun empat jenis wanita yang berada di neraka ialah:
1. Perempuan yang jelek (jahat) mulutnya terhadap suaminya, jika suaminya pergi, maka ia tidak menjaga dirinya dan jika suaminnya datang ia memakinya (memarahinya).
2. Perempuan yang memaksa suaminya untuk memberi apa yang ia tidak mampu.
3. Perempuan yang tidak menutupi dirinya dari kaum lelaki dan keluar dari rumahnya dengan menampakkan perhiasannya dan memperlihatkan kecantikannya (untuk menarik perhatian kaum lelaki).
4. Perempuan yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan, minum dan tidur dan ia tidak senang berbakti kepada Allah, RasulNya dan suaminya.
Oleh kerana itu seorang perempuan yang bersifat dengan sifat-sifat (empat) ini, maka ia dilaknat termasuk ahli neraka kecuali jika ia bertaubat. Diceritakan dari isteri Khumaid As-sa-idiy bahawa ia datang kepada Nabi s.a.w. lalu berkata: "Hai Rasulullah sesungguhnya aku senang mengerjakan solat bersamamu". Beliau berkata: "Aku mengerti bahawa engkau senang mengerjakan solat bersamaku, akan tetapi solatmu di tempat tidurmu itu lebih baik dari pada solatmu dikamarmu dan solatmu dikamarmu lebih baik dari solatmu dirumahmu dan sholatmu dirumahmu lebih baik daripada solatmu di mesjidku". -- (Bagi lelaki sangat dituntut sembahyang berjemaah di mesjid)
Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya yang lebih disukai solatnya perempuan oleh Allah ialah yang dilakukan pada tempat yang amat gelap dirumahnya".
Diceritakan dari Aisyah r.a.: "Pada suatu ketika Rasulullah s.a.w. duduk di masjid, tiba-tiba masuklah seorang perempuan dari suku Muzainah yang memakai pakaian yang terseret-seret ditanah untuk perhiasan pada dirinya di dalam masjid". Maka Nabi s.a.w. bersabda: "Wahai manusia laranglah isteri-isterimu dari memakai perhiasan dan memperindah
Ibnu Abas r.a. meriwayatkan juga bahawa Nabi s.a.w. bersabda: "Apabila seorang wanita keluar rumahnya dengan mempesolek dirinya serta memakai bau-bauan (sedang suaminya redha akan berbuatan yang demikian itu), maka dibangunkan untuk suaminya pada setiap langkahnya sebuah rumah di neraka."
Sabda Rasulullah s.a.w. lagi yang bermaksud: "Jihad seorang wanita ialah taatkan suami dan menghiaskan diri untuknya."
Isteri tidak wajib taat suruhan dan arahan suami, apabila suruhan dan arahan itu bertentangan dengan hukurn Allah s.w.t.
Imam Al-Ghazali menegaskan: "Seorang isteri wajib mentaati suami sepenuhnya dan memenuhi segala tuntutan suami dari dirinya sekiranya tuntutan itu tidak mengandungi maksiat."
